Menuju Ramadhan

Assalamualaykum wr wb
Kebanyakan orang mengendur sepanjang tahun dan menunggu Ramadhan untuk mendapatkan dorongan energi spiritual baru. Mereka menyambut Ramadhan dengan habis iman, terengah-engah merangkak dalam rangka untuk menyadarkan diri mereka sebelum mereka mati secara rohani. Ini lingkaran setan yang banyak orang alami.

Apa yang biasanya terjadi dengan orang-orang tersebut? Di 2 minggu pertama mereka mendapatkan alur – minggu pertama akan diisi dengan sakit kepala dan kepeningan sampai jadwal baru jatuh ke tempatnya, kemudian ketika mereka akhirnya terbiasa dengan program baru, Ramadhan berakhir. Banyaknya berkat yang begitu melimpah selama bulan Ramadhan bahwa siapa pun yang menempatkan sebagiannya bahkan jumlah terkecil usaha maka akan menuai hasilnya. Namun, mereka mendapatkan jumlah minimal berkat dan kehilangan.
Bagaimana jika kita mengubah perspektif kita dan mulai merencanakan untuk Ramadhan dengan optimal? Bagaimana yang berbeda akan pengalaman kita jika kita memang sudah siap, berlari ke bulan Ramadhan dengan penuh semangat penuh iman? Cara yang dapat kita lakukan yaitu dengan cara pelatihan terlebih dahulu untuk membangun stamina rohani kita. Kita mempersiapkan Ramadhan atau acara lainnya dalam hidup kita dengan serangkaian langkah-langkah yang perlu kita ambil untuk mencapai tujuan:

“Tujuan tanpa rencana hanyalah sebuah keinginan.”Larry Penatua

1. Tuliskan tujuan, memprioritaskan berdasarkan kepentingan dan membuat rencana.
Memecah tujuan besar menjadi kecil, tujuan dicapai. Misalnya, jika salah satu tujuan kami adalah untuk menyelesaikan Quran selama Ramadhan kemudian membuat rencana untuk membaca misalnya 4 halaman setelah setiap doa. Ini akan membuat mudah untuk dicapai. Dengan memulai depan waktu dan mengambil langkah-langkah kecil menuju tujuan, sekali Ramadhan datang kami akan siap & terlatih.

Untuk mulai dengan akhir dalam pikiran berarti memiliki pemahaman yang jelas tentang tujuan. Stephen R. Covey

2. Kita perlu fokus pada apa yang kita ingin capai dan seperti apa hasil yang kita inginkan. Visualisasikan pencapaian tujuan. Kita perlu melihat diri kita mengatasi pencobaan kita, mencapai tujuan dan mengalami kesuksesan. Lihat diri Anda mencapai tujuan dicapai untuk Ramadhan.

Apa yang pikiran manusia dapat memahami dan percaya itu bisa mencapai! Napoleon Hill

3. Tanyakan pada diri Anda pertanyaan yang baik: Pertanyaan yang kita minta atau pertanyaan kita gagal untuk meminta bentuk takdir kita. Cara kita mengevaluasi hidup kita adalah dengan mengajukan pertanyaan, karena itu jika kita mengajukan pertanyaan yang baik maka pikiran kita dapat datang dengan jawaban yang baik yang akan mempengaruhi penafsiran kita tentang peristiwa. Kita perlu bertanya apa yang baik tentang situasi ini? Apa yang bisa saya pelajari dari tes ini? Bagaimana saya bisa membawa keluar yang terbaik dalam orang ini? Bagaimana saya bisa membuat sebagian besar Ramadhan?

Ini bukan peristiwa yang membentuk kehidupan kita yang menentukan bagaimana kita merasa dan bertindak, melainkan, itu cara kita menafsirkan dan mengevaluasi hidup kita. Anthony Robbins

4. Jadilah optimis: Memiliki sikap, baik positif membuat semua perbedaan dalam mencapai tujuan apapun. Ketika seseorang berharap, menempatkan kepercayaan pada Allah dan membuat upaya yang diperlukan, semuanya adalah mungkin.

Sekarang kita harus mulai menerapkan langkah-langkah untuk mencapai tujuan Ramadhan kita untuk mendapatkan manfaat maksimal

Mulai puasa Senin dan Kamis untuk mempersiapkan tubuh Anda untuk Ramadhan – ini akan setara dengan 2 kali bekerja intensif selama seminggu.

‘A’isha berkata, “Rasulullah, semoga Allah memberkatinya dan memberinya damai, digunakan untuk berhati-hati untuk berpuasa pada hari Senin dan Kamis.” [At-Tirmidzi]

2. Meningkatkan dasar Anda dalam ibadah hanya dengan meningkatkan ibadah Anda – jadi jika Anda saat ini hanya berdoa doa-doa wajib, mulailah berdoa Sunnah dan juga melakukan dzikir setelah itu – ini akan seperti meningkatkan jumlah berat Anda memompa di gym.

3. Tetapkan tujuan untuk membaca Al-Quran sehari-hari membaca Al-Qur’an memelihara jiwa dengan cara yang sehat, makanan bergizi meremajakan tubuh. Jadi mulailah makan jiwa Anda!

4. Mulai berdoa tahajud bahkan jika itu seminggu sekali – ini akan mempersiapkan tubuh dan jiwa Anda untuk kebangunan rohani yang akan datang

5. Kumpulkan semua pakaian Anda, mainan dan barang rumah tangga untuk memberikan di bulan Ramadan untuk melipatgandakan pahala Anda. Ini akan mendapatkan otot kemurahan hati Anda tertekuk dan siap untuk bulan pemberian hal yang Anda sukai uang paling suka & waktu luang Anda.

Anda tidak dapat mencapai kebenaran kecuali Anda menghabiskan (dalam amal) dari apa yang Anda cintai “(The Holy Quran Bab Al-Imran 3:92).

Mari kita mulai pelatihan untuk menuju Ramadhan dari sekarang sehingga kita dapat membangun stamina rohani kita, memperkuat otot agama untuk perlombaan ke puncak iman dan mencapai kemenangan tertinggi: Kesalehan!

Bagaimana Anda mempersiapkan diri atau anak-anak Anda untuk Ramadhan?

Mohon Kritik, Saran dan Koreksi...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s