Berawal dari Ekor Cicak

Assalamu’alaykum wr wb

Source: Bingonblog

Manakah yang benar, lizardman adalah manusia kadal atau manusia cicak? Manusia cicak atau manusia kadal? Apakah lizardman punya ekor? Bisakah ekornya putus dan bergerak sendiri?

Kami tidak sedang mendiskusikan makhluk melata itu ketika menutup toko. Kakakku bertanya bahwa kenapa ketika seekor cicak yang ekornya telah putus masih bisa bergerak-gerak tak seperti ekor hewan lain?

Saya diam saja, menunggu beliau mengulangi pertanyaan. Saya menduga ia bermaksud menguji saja.

Tak ada pertanyaan ulang. Berarti beliau serius.

“Itu karena kakak melihat dengan mata”jawabku pelan

Kakak: “…………..”

“Ya mata telah tertipu oleh otak sehingga yang terlihat adalah ekor putus itu benar-benar meronta. Cobalah melihat dengan mata hati” tambahku lagi

Kakak: “…………….”

“Jangan bilang kita ga bisa melihat dengan hati. Om Maran pernah mengendarai motor dari Limau Puruik sampai Sikapak dengan mata tertutup kain hitam. Tebak dia melihat pake mata siapa?”

“Jadi ekor cicak itu sebenarnya diam tak bergerak. Mata ku telah keliru……..”

Saya mengambil gembok kemudian mengunci pintu toko. Kakak terlihat mondar-mandir

“Nafsu dan emosi kerap menghapus kecerdasan dan menutup mata hati. Nafsu adalah angin ribut yan meniup lentera jiwa” Saya mulai (sok) bijak. Entah dari toko siapa saya menemukan kalimat itu.

bersambung…..
(vm)

Wassalam

5 pemikiran pada “Berawal dari Ekor Cicak

  1. Wah, si kakaknya malah bingung. Hihi

  2. Eeh malaaah bersambung.. :p

  3. nunggu kelanjutan ceritanya neh sobb.

Mohon Kritik, Saran dan Koreksi...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s