Janji-janji yang Terhutang sampai Mati

Assalamu’alaykum wr wb

Green Forest by Ownskin

Selamat Hari Raya Idul Adha 1432 H

Berikut sebuah selasar Tarbawi edisi 88 th 5 sebagai pelajaran hikmah hari ini buat saya dan kalian…

Janji teramat mudah diucapkan. Karena pengejanya adalah lidah yang kerap disebut orang, tidak bertulang. Padahal sebenarnya semakin banyak dan mudah seseorang mengucap janji, sama dengan semakin banyak membuka peluang-peluang pelanggaran.

Sepotong janji adalah deklarasi. Tentang apa saja. Bahwa kita telah menetapkan diri kita untuk sebuah kewajiban. Mengikatkan untuk diri kita sebuah keharusan. Untuk diri sendiri, terlebih orang lain. Maka janji harus ditepati. Janji adalah transaksi yang harus ditunaikan. Bahkan hingga kelak di akhirat nanti.

Ketahuilah, takdir itu tidak berjalan menurut rencana kita, bahkan kebanyakan yang terjadi adalah apa yang tidak kita rencanakan dan sedikit sekali terjadi apa yang kita rencanakan. (Ibnu Athaillah)

Sebagai seorang muslim, mengucapkan dua kalimat syahadat adalah janji keislamannya. Menunaikan rukun islam adalah pembuktian kepercayaannya. Tapi kesetiaannyalah yang akan memberinya umur bagi pembuktian janji itu. Sepenggal janji adalah harga yang mahal untuk sebuah kepercayaan. Sebab janji yang tidak bisa dipercaya atau janji yang tidak ada kepercayaan didalamnya ibarat buah yang ranum kulitnya tapi kopong didalamnya.

Didalam lubuk keimanan, janji-janji bagi seorang mukmin adalah kontrak-kontrak spiritual dengan Tuhannya. Meski format aplikasinya bermacam bentuk. Janji itu adalah ketakwaan, yang menjadi penghantar bagi petunjuk jalan dan ampunan. Maka mulailah berjanji dengan benar, janji yang punya ruh kepercayaan, lalu hidup panjang dengan kesetiaan. Sebagai orang yang beriman.

Wassalam
nb: Image by Ownskin.com. Ditulis via ponsel Nokia 2700c

Mohon Kritik, Saran dan Koreksi...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s