May A Muslim Saying Merry Christmas?

Alhamdulillahi robbil ‘alamin, shalaatu wa wa salaamu’ ala Muhammad wa nabiyyina ‘ala alihi shohbihi wa wa sallam.

May A Muslim Saying Merry Christmas?

We often hear the words that before the celebration of Christmast might be implemented by people. Regarding the permissibility congratulates Christmas to the Christians may or not, some Muslims are still hazy about this. Some of them are obscured by the thought some people who say smart (read: scholars), so they assume that congratulates Christmas to people why Christians can not (one should not). Even some smart people had said that it was ordered or recommended. But to find out that proble is right or not, of course we must refer to the Quran and As Sunnah, also on the clergy are qualified, who really understand with this religion. Teachings of Islam should not we take from any person, although maybe the people who take their knowledge is said to be a scholar. But the source of such people is mostly referring to the words of western orientalists who want to destroy this religion. They tried to tamper with the proposition or the words of the scholars who according to his desires. They can’t because they want to seek truth from Allah and His Messenger, but merely follow the passions. If in accordance with their thoughts that have been contaminated with the orientalis understand, then they take. But if it does not coincide with their desires, they will be rejected outright.

continue reading

Semangat Senyum

Assalamualaykum wr wb

cewek itu

*senyum lebar*

Siang ini sepertinya mudah banget bagiku tuk tersenyum. Laksana apa ya…pokoknya tak biasanya aku sebaik ini. Melempar senyum kesana-sini.

SENYUM ITU IBADAH!

Aku harus memulai kenangan hari ini dengan menceritakan siapa gadis yang tersenyum kepadaku sehingga aku pun tertular semangat ibadah itu.

Gadis itu agak asing dalam ingatanku. Ya masalah sebenarnya mungkin aku payah dalam soal mengingat jangka pendek. Istilahnya short term memory syndrom. Semoga istilah tadi baku dan asli.

Butuh waktu sangat lama bagiku tuk mengingat siapa gadis itu karena sampai saat ini aku tak kunjung ingat. Aku harus ingat. Aku mencoba mengingat. Load memory.

Dia tersenyum. Berarti dia mengenalku. Dia tersenyum lagi. Aku belum juga menyapanya. Ah…ternyata aku cukup sombong rupanya selain sifat payah lainnya.

Aku bukan orang populer. Bukan penulis buku. Bukan atlit basket apalagi personil boyband. Maka aku tak boleh mengeksklusifkan diri dengan berlagak sok famous di seantero pasar ini.

BYARRRRRRRRR!!!


Mati lampu. Gelap. Mata meradang. Tulisannya ini dilanjutin nanti aja. Ga janji deh….

Charger…mana charger 😥

#taklayakbaca

Assalamu’alaykum wr wb

Paint the Sky

15 menit telah berlalu sejak saya memutuskan merenung berharap menemukan inspirasi sebelum menulis ini. Ternyata belum satu pun pikiran saya yang telah melalang buana kembali pulang dengan membawa segenap inspirasi.

Pada akhirnya saya menyadari menulis (blogging) tidak serta merta tentang memperbanyak tulisan dan konten semata tapi lebih kepada kualitas.

Baiklah.. Lalu apa?

Tidak ada. Saya memang payah. Namun harus ada rasa memahami tuk sekedar mengerti bahwa menulis blog melalui ponsel dengan kondisi mati lampu malam-malam begini sangatlah sulit. Terutama bagi mata. Setuju ya… 🙂