Blog yang Lahir Tapi Tak Pernah Terbit 2

Assalamu’alaykum wr wb

Hari ini, saya dapat email dari Blogger bahwa blog saya yang yang lahir tapi tak pernah terbit tidak jadi dibanned setelah review dari Team Google.

Hello, We have received your appeal regarding your blog http://***.blogspot.com/ . Upon further review we have determined that your blog was mistakenly marked as a TOS violator by our automated system and, as such, we have reinstated your blog. We apologize for any inconvenience this may have caused in the meantime and thank you for your patience as we completed our review process. Thank you for for understanding. Sincerely, The Blogger Team

Ya oro opo-opo. Sistem Google mungkin terlalu canggih sehingga mengidentifikasi kerja peramban versi beta sebagai bentuk aktivitas mencurigakan. Dan kemaren browser versi beta itu telah saya hapus.

Thanks Google and Me! 😉

Iklan

Blog yang Lahir Tapi Tak Pernah Terbit

Assalamu’alaykum wr wb
Tentu kita mesti peduli kepada suara hati nan kian membisikkan arti. Namun kali ini saya mengingkari dan resikonya langsung saya terima seketika.

Hari ini saya baru saja beli kartu gsm baru karena didorong rasa ingin tahu kelebihan operator tersebut dalam hal konektivitas browsing di web. Motivasi utama sebenarnya ialah saya ingin mendownload browser teranyar dari UC Web yakni Uc Browser 8.2 beta untuk ponsel java. Ya saya pun blogging melalui ponsel type java ini.

Singkat cerita, seharusnya saya ingat bin sadar, browser dari China ini kadang tak aman. Entah masalah enkripsi data atau bagaimana saya juga gagal memahami, dari versi sebelumnya sering kali terjadi kalo menggunakan browser ini untuk membuka akun personal kita di berbagai situs web, membuat situs web tersebut mengindentifikasi bahwa akun kita diakses dari cara dan lokasi yang tidak aman! Intinya Uc Browser diidentifikasi sebagai peramban yang berbahaya.

Lalu email saya pun dibajak!

*hening*

Sebenarnya sih bukan dibajak. Google aja yang menganggap email saya telah diakses dari media yang tak dikenal lalu secara otomatis menguncinya. Lalu saya bisa apa coba selain memverifikasi ulang dan menjalani serangkaian langkah konfirmasi demi meyakinkan pihak Google bahwa email sedang baik-baik saja.

Maka mulailah saya memverifikasi email saya dengan cara meminta kode konfirmasi via nomor ponsel. Kalo Twitter bilang sih gini “just make sure you are a human”. Dan kalo Google bakal ngomong gini, “Kami ingin memastikan alamat email ini benar kepunyaan Anda dengan mencocokkan nomor ponsel Anda saat ini dengan saat Anda pertama kali mendaftar”. Ribet deh…

Karena ponsel java ga bisa multitasking maka saya ga mau menerima opsi pemulihan email dengan cara menerima kode konfirmasi via sms. Jadi saya pengen ditelpon oleh pihak Google saja.

Singkat cerita, pihak Google menelpon saya dengan mekanisme private number. Skeptis banget ya… Takut di miscall balik kayaknya 🙂

Kisah sedih di hari minggu ini bukan tentang email saja ternyata. Tapi juga tentang blog yang baru saja lahir tapi langsung tewas seketika,

Bersambung dulu deh…..

>browser ponsel mulai crash kayaknya..

Tentang Kecewa

ownskin

Ada banyak sekali soal yang mengecewakan hatiku. Ada banyak kejadian yang tidak sejalan dengan harapanku. Tapi ternyata kekecewaan bukan soal istimewa. Bukan soal besar dalam hidup. Baru ketika aku membesar-besarkan kekecewaanku itulah soal besar bagiku” Prie GS.

Sungguh ini tentang kecewa, kenapa saya hanya bisa mengutip tulisan orang lain saja hingga sadar ternyata diri ini tak mampu produktif.
Tapi kecewa ini tetap akan berupa kata, tak akan ada potensi wujud.

Gadanglah aia Banda Baru
Nampak nan dari Mandi Angin
Elok nan usang dipabaru
Pado mancari ka nan lain

#EdisiRandomYangPentingBlogUdahUpdate.


image by ownskin